Partner : Pasien dan Keluarga Pasien
Assalamualaikum Bunda dan Calon Bunda 😊
Hari ini partner komprod nya bukan dari anggota keluarga, tapi dari pihak yang memang bersinggungan dengan saya yaitu Pasien dan Keluarga Pasien. Karena profesi saya sebagai perawat luka, maka setiap hari saya bertemu dengan pasien dan melakukan komunikasi dengan pasien.
Pasien saya mempunyai luka diabetes dengan penyulit pembuluh darah. Sehingga perlu untuk melakukan komunikasi guna meningkatkan pemahaman pasien dan keluarga mengenai prognosis luka nya. Saya menyarankan pasien dan keluarga untuk konsul ke dokter bedah vaskuler (pembuluh darah) karena pasien terdapat penyulit pembuluh darah. Namun pasien dan keluarga mengatakan belum bisa ke dokter bedah vaskuler karena faktor keuangan. Saya mengerti, dan saya berusaha untuk menunjukan sikap empati kepada pasien sebagai perawatnya sambil saya melakukan kontak mata untuk meningkatkan trust.
Sebumnya saya pernah konsul kepada senior saya mengenai luka arterial (dengan penyulit pembuluh darah arteri) namun keluarga tersandung faktor keuangan tidak bisa ke dokter bedah vaskuler. Senior saya pun menyarankan untuk makan tinggi protein dan omega 3 untuk menbantu kelancaran sirkulasi darah. Akhirnya saya menyarankan saran senior saya kepada pasien saya dengan intonasi nada yang lembut namun tidak terkesan mrmaksa. Dan akhirnya saya menyarankan pasien dan keluarga memutuskan untuk ke dokter penyakit dalam terlebih dahulu, minimal untuk dapat antiniotik karena lukanya infeksi juga. Alhamdulillah pasien dan keluarga mengikuti saran saya dengan berbekal surat konsul dari saya.
Hal-hal kecil sangat penting di komunikasikan apalagi dalam tataran pelayanan kesehatan. Semangat untuk terus mengasah, practice makes perfect 😊
Tidak ada komentar:
Posting Komentar