Jumat, 03 November 2017

Komunikasi Produktif Day 2

Partner : Ponakan (Olin) 

Assalamualaikum Bunda dan Calon Bunda :)
Di hari ke 2 game level 1 ini saya memilih ponakan sebagai partner untuk praktik komprod karena memang di rumah ponakan saya tinggal di rumah orang tua saya, jadi lumayan bisa dijadikan partner, lumayan itung-itung praktik sama anak sendiri. Ponakanku ini usianya 7 tahun, sedang masa-masanya senang bermain. Sepulang sekolah SD main, sepulang madrasah diniyyah sore main lagi, kadang harus sedikit dipaksa buat pulang bahkan kami tidak jarang berteriak bahkan menakut-nakuti 😂 (jangan ditiru yaa) 

Ya, olin ini anaknya aktif dan rasa penasaran nya tinggi. Kalau sama teman-temannya sekarang dia lagi musim main "sonlah" kalau di sunda, kalau bahasa Indonesia nya apa ya hehe. Jadi kalau di rumah pun dia maeeen sonlah terus sampe aku, mamahku, bapaku bahkan mamahnya berapa kali mengingatkan untuk diam tapi rasanya dia kaya ga denger 😂

Butuh taktik untuk bikin olin nurut, sebelum-sebelumnya biasanya kalau dia ga nurut kami menakut-nakuti nya dengan hantu (jangan ditiru yaaa hehe) tapi sekarang mulai diterapkan untuk tidak memakai taktik itu lagi, karena akibatnya dia jadi sedikit penakut. Karena Olin anaknya excited sekali kalau dikasih reward, maka untuk membuat dia nurut saya mencoba untuk menggunakan itu. Contohnya ketika dia tidak mau berbagi makanan, saya langsung punya ide 😎

Saya : "siapa yang anak pintar? "
Olin : "saya....." (sambil mengangkat tangan nya) 
Saya : "kalau anak pintar itu mau berbagi makanan dengan yang lain. "
Olin : (seketika dia langsung memberikan sepotong "teng teng" kepada ibu saya, padahal sebelumnya dia simpan sendiri 😂, "teng teng" tuh semacam kue gitu) 
Saya : "pintar leeh anak pintar ini, tos dulu doong 👋"
Olin : (dia toss dengan excitednya) 

Lalu saya terapkan setiap kali dia berulah, ketika gambar-gambarnya berantakan maka saya terapkan lagi taktik itu swhingga dia excited untuk membereskannya. Teknik ini lumayan nih bisa dipakai 😊. Sebagai reward nya aku berjanji untuk membacakan cerita nabi Yunus, dari tadi udah nagiiih terus minta di ceritain, tapi saya ngerjain dulu ini hehe. Saya kasih pengertian tante nya ngerjain tugas dulu, namanya tugas harus dikerjakan, Alhamdulillah dia mengerti walaupun sesekali nanyain lagi kapan seleseainya 😂😂😂

Semoga bisa terus praktik komprod dengan Anak (kakak) dulu, lebih baik dari hari ke hariiiii. Sudah dulu yaaa, kasian Olin mau diceritain Nabi Yusuf hehehe. Semangat untuk mengasah, practice makes perfect 😍

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Melatih Kemandirian Day 7

Mempersiapkan bekal sendiri Assalamualaikum bunda dan calon Bunda, alhamdulillah udah masuk Day 7. Tapi kali ini hari minggu, dan aku li...