Matrikulasi Institut Ibu Professional Batch 4
Bunda sebagai Agen Perubahan
Assalamualaikum Bunda dan Calon Bunda..
Alhamdulillah kita udah sampe ke NHW yang terakhir hihi. Dan kerasa banget ya sekarang NHW nya udah makin menuntut kita untuk action apa yg bisa kita lakukan demi perubahan di keluarga da masyarakat pada umumnya.
Di bberapa NHW sebelumnya kita sudah mulai digiring untuk menilai potensi kita, mengelompokkan hal-hal yang bisa dan suka kita lakukan, menemukan misi spesifik hidup dan banyak lagi lainnya. Maka sekarang, setelah kita menemukan komponen-komponen tersebut saatnya untuk mengambil langkah atau bahasa kerennya action.
Untuk menciptakan action tentu kita harus memulai dengan empati+passion sehingga akan menghasilkan sebuah ide atau gagasan yang tertuang dalam gerakan. Saya sendiri akan menguraikannya sebagai berikut :
Minat dan Hobby
Minat saya adalah dalam hal menulis, tapi hobby saya adalah berbicara di depan banyak orang misal membawakan acara, atau memberikan penyuluhan kesehatan.
Soft Skill dan Hard Skill yang Dimiliki
Softskill yang saya miliki adalah semangat untuk berubah, motivasi kuat, semangat belajar dan ingin tahu, ramah, supel (mudah bergaul, tidak kaku). Sedangkan, hardskill yang saya miliki saya bisa tampil di depan umum untuk membawakan acara (terutama informal lebih senang), maupun acara formal (penyuluhan kesehatan) dan sedikit dalam hal menulis (harus banyak belajar lagi).
Isu Sosial
Sebagai petugas kesehatan, saya menilai kebiasaan hidup keluarga dan masyarakat di sekitar tempat tinggal saya, yaitu belum terciptanya kesadaran masyarakat untu melakukan upaya preventif untuk mencegah mupun mengontrol penyakit kronis.
Masyarakat
Kalangan orang tua
Ide Sosial
Sebelum saya membuat gerakan, tentunya saya harus mulai dari hal-hal yang kecil terlebih dahulu. Saya ingin mengkampanye kan Melek "Masyarakat Melek Kesehatan". Hal-hal kecil yang bisa saya lakukan antara lain membuat poster ataupun media edukasi yang bisa daya tempet di pos yandu ataupun pos kamling dimana banyak masyarakat yang bisa mengakses tersebut, selanjutnya bisa bekerja sama dengan kader terkait penyuluhan ataupun kegiatan-kegiatan preventif lainnya.
Dulu ketika masih kuliah terkadang saya suka berfikir, saya ini bagian dari calon petugas kesehatan yang akan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Tapi apa yang bisa dan sudah saya berikan pada lingkungan tempat tinggal saya? Alhamdulilah sekarang sudah lebih terbuka fikiran saya, karena saya juga bekerja di pelayanan kesehatan sebagai perawat luka khusus luka diabetes, minimal masyarakat bisa aware dengan penyakit kronis tersebut. Setidaknya lewat tulisan dan media-media edukasi saya masyarakat lwbih sadar betapa pentingnya menjaga kesehatan.
Keliahatannya sangat mudah, tapi pada pelaksanaannya nanti pasti selalu saja ada halang dan rintang terutama dari diri saya sendiri, harus kuat untuk memotivasi diri sendiri sebelum memotivai orang lain, karena perubahan dimulai dati hal-hal kecil.
Semangat para Bunda fan Calon Bunda π
γγγ°γγΎγγγπͺ
